Berita Industri
Pasar Bulu Mata Palsu Meningkat pada Produk Merek Bersama dengan Lini Perawatan Rambut
- 361 Tampilan
- 2025-10-21 01:41:09
Pasar Bulu Mata Palsu Meningkat pada Produk Merek Bersama dengan Lini Perawatan Rambut
Pasar bulu mata palsu global sedang mengalami pertumbuhan yang pesat, didorong oleh tren kecantikan yang terus berkembang dan permintaan konsumen akan produk riasan mata yang serbaguna dan berkualitas tinggi. Dalam beberapa tahun terakhir, sebuah tren penting telah muncul: munculnya kolaborasi merek bersama antara merek bulu mata palsu dan lini perawatan rambut. Kemitraan lintas kategori ini membentuk kembali inovasi produk, strategi pemasaran, dan keterlibatan konsumen dalam industri kecantikan.
Bulu mata palsu, yang dahulu merupakan produk khusus, kini menjadi kebutuhan pokok dalam rutinitas riasan banyak konsumen, dengan laporan pasar memproyeksikan pertumbuhan yang stabil pada CAGR sebesar 5-7% pada tahun 2028. Seiring dengan semakin ketatnya persaingan, merek mencari cara inovatif untuk membedakan diri mereka. Masuki lini perawatan rambut: sekutu strategis dengan target audiens yang tumpang tindih dan nilai-nilai bersama seputar perawatan, kualitas, dan estetika alami.

Mengapa perawatan rambut? Sinerginya terletak pada perilaku konsumen. Merek perawatan rambut, khususnya yang berfokus pada formulasi alami, lembut, atau premium, telah membangun pengikut setia di kalangan konsumen yang memprioritaskan kecantikan holistik—individu yang berinvestasi pada kesehatan rambut dan cenderung memperluas perawatan tersebut hingga ke kesehatan mata juga. Perawatan mata dan bulu mata sering kali berjalan seiring dengan rutinitas perawatan rambut, sehingga membuat promosi silang menjadi lancar. Misalnya, konsumen yang menggunakan sampo bebas sulfat mungkin juga mencari bulu mata palsu dengan perekat hipoalergenik, sesuai dengan preferensi mereka terhadap produk yang lembut.

Inovasi produk adalah pendorong utama lainnya. Produk merek bersama bukan sekadar gimmick pemasaran; mereka menggabungkan keahlian. Merek perawatan rambut menghadirkan wawasan formulasi—misalnya bahan-bahan bergizi seperti biotin, lidah buaya, atau minyak argan, yang biasanya digunakan dalam serum rambut—untuk menciptakan produk bulu mata yang ramah mata. Kolaborasi baru-baru ini antara LashLuxe (merek bulu mata palsu terkemuka) dan NutriHair (label perawatan rambut bersih yang populer) memberikan contoh hal ini: koleksi gabungan mereka menampilkan bulu mata dengan fokus “Perawatan Bulu Mata & Garis Lash”, termasuk lem yang mengandung panthenol (bahan pokok perawatan rambut) untuk menenangkan kelopak mata sensitif dan memperkuat bulu mata alami. Lini produk ini, yang diluncurkan pada Q1 2024, mengalami tingkat penjualan sebesar 35% pada bulan pertama dan menjadi viral di TikTok, dengan LashAndHairCare menjadi tren di kalangan penggemar kecantikan.
Konsumen juga merespons secara positif. Sebuah survei yang dilakukan oleh BeautyInsights menemukan bahwa 68% responden “lebih cenderung mencoba merek bulu mata palsu” jika merek tersebut bermitra dengan nama perawatan rambut tepercaya, dengan alasan “keamanan yang dirasakan” dan “nilai-nilai yang selaras” sebagai alasan utama. Konsumen Milenial dan Gen Z, khususnya, mendambakan keaslian—mereka menginginkan produk yang terasa personal dan memiliki tujuan. Produk merek bersama mewujudkan hal ini dengan memadukan dua identitas tepercaya, menjadikan pembelian terasa seperti “pengalaman kecantikan yang dikurasi” dan bukan pembelian mandiri.
Ke depan, tren ini siap untuk berkembang. Pakar industri memperkirakan lebih banyak kolaborasi akan berfokus pada keberlanjutan (misalnya, serat bulu mata yang dapat terurai secara hayati yang dipadukan dengan kemasan perawatan rambut tanpa limbah) dan personalisasi (gaya bulu mata khusus yang disesuaikan dengan tekstur rambut, seperti “bulu mata bergelombang untuk rambut keriting”). Namun, kesuksesan bergantung pada keaslian: merek harus memastikan kemitraan selaras dengan nilai-nilai inti agar tidak terlihat oportunistik.
Singkatnya, gelombang co-branding bulu mata-perawatan rambut palsu lebih dari sekedar tren—ini adalah perpaduan strategis antara keahlian, kepercayaan audiens, dan inovasi. Ketika konsumen menginginkan produk yang sesuai dengan rutinitas mereka, bukan bertentangan dengan rutinitas mereka, kemitraan ini dirancang untuk mendefinisikan kembali seperti apa “perawatan bulu mata” itu.
