Supermarket Memperluas Lorong Kecantikan dengan Memasukkan Bulu Mata Palsu Murah

  • 971 Tampilan
  • 2025-10-23 02:41:57

Supermarket Memperluas Lorong Kecantikan dengan Bulu Mata Palsu Murah: Era Baru untuk Kecantikan yang Dapat Diakses

Dalam beberapa tahun terakhir, perubahan nyata telah terjadi dalam lanskap ritel global: supermarket dan jaringan hipermarket dengan cepat memperluas bagian produk kecantikan mereka dengan memasukkan bulu mata palsu yang terjangkau, yang dulunya merupakan domain toko kecantikan kelas atas atau pasar online. Raksasa ritel seperti Walmart, Carrefour, dan Tesco diam-diam telah memperluas lini kosmetik mereka, kini menyediakan pilihan bulu mata yang terjangkau bersama dengan produk perawatan kulit dan riasan—menandai poros signifikan dalam cara produk kecantikan pasar massal menjangkau konsumen.

Tren ini didorong oleh pertemuan permintaan konsumen dan peluang pasar. Pascapandemi, gerakan “kecantikan di rumah” terus berlanjut, dimana konsumen mencari cara cepat dan hemat biaya untuk mempercantik penampilan mereka tanpa mengunjungi salon. Menurut Statista, pasar bulu mata palsu global diproyeksikan tumbuh pada CAGR 6,2% hingga tahun 2027, dengan segmen anggaran yang melampaui lini produk mewah. Demografi yang lebih muda, khususnya Gen Z dan generasi milenial, mengutamakan kenyamanan dan keterjangkauan; bagi mereka, membeli paket bulu mata seharga $5-$10 saat berbelanja sejalan dengan gaya hidup mereka yang serba cepat dan berorientasi pada nilai.

Supermarkets Expand Beauty Aisles to Include Budget False Lashes-1

Supermarket juga sangat ingin memanfaatkan pertumbuhan ini. Produk kecantikan kini mewakili kategori pembelian berulang dengan margin tinggi, dan menambahkan bulu mata murah membantu menarik pengunjung dan meningkatkan ukuran keranjang. Laporan tahun 2023 dari Nielsen menyoroti bahwa supermarket dengan bagian kecantikan yang diperluas mengalami peningkatan pengunjung mingguan sebesar 12%, karena semakin banyak pembeli yang memandang supermarket sebagai toko serba ada untuk kebutuhan sehari-hari—termasuk kosmetik.

Supermarkets Expand Beauty Aisles to Include Budget False Lashes-2

Yang terpenting, bulu mata palsu murah telah berkembang melampaui desain dasar. Penawaran saat ini menyaingi merek premium dalam hal kualitas: serat sintetis ringan, perekat yang telah direkatkan sebelumnya untuk kemudahan pengaplikasian, dan gaya serbaguna (mulai dari bulu mata alami "sehari-hari" hingga tampilan berani dan dramatis). Merek seperti Ardell dan Kiss, yang sudah lama populer di toko obat, telah bermitra dengan supermarket untuk meluncurkan produk eksklusif, sementara label baru seperti Eylure dan Velor Beauty kini menawarkan desain "eksklusif supermarket", yang disesuaikan dengan selera pasar massal dengan gaya yang sedang tren seperti kelompok tipis atau bulu mata setengah.

Respons dari merek sangat antusias. Perusahaan rintisan seperti Lashify dan The Lash Lounge, yang dahulu berfokus pada penjualan langsung ke konsumen, telah menandatangani kesepakatan untuk menyediakan anggaran mereka di supermarket, mengutip jangkauan saluran tersebut: "Supermarket menampilkan produk kami kepada jutaan orang yang mungkin tidak pernah berbelanja online atau mengunjungi Sephora," kata Maria Gomez, CEO merek bulu mata indie LashJoy, yang diluncurkan di toko Walmart AS tahun lalu.

Bagi industri bulu mata palsu, perubahan ini menandakan demokratisasi yang lebih luas. Retail kecantikan tradisional—yang didominasi oleh toko-toko khusus atau e-commerce—sering kali mengecualikan pembeli yang sensitif terhadap harga atau mereka yang berada di daerah pedesaan dengan akses terbatas ke butik kecantikan. Supermarket, dengan jangkauannya yang luas, menjembatani kesenjangan ini, menjadikan peningkatan kecantikan dapat diakses oleh khalayak yang lebih beragam.

Ke depan, tren ini belum menunjukkan tanda-tanda melambat. Orang dalam industri memperkirakan supermarket akan memperdalam penawaran kecantikan mereka, berpotensi menambahkan perekat bulu mata, peralatan, atau bahkan opsi bulu mata yang dapat digunakan kembali dan ramah lingkungan untuk memenuhi permintaan kecantikan yang berkelanjutan. Seperti yang diungkapkan oleh salah satu pembeli produk kecantikan di Walmart: "Bulu mata murah hanyalah permulaan. Kami menata ulang dunia kecantikan sebagai sebuah tujuan—nyaman, terjangkau, dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat sebenarnya."

Intinya, perluasan anggaran bulu mata palsu ke lorong-lorong supermarket lebih dari sekedar penyesuaian ritel; ini merupakan cerminan dari semakin inklusivitas kecantikan. Dengan bertemu konsumen di tempat mereka berbelanja, supermarket tidak hanya menjual produk—mereka juga membuat ekspresi diri lebih mudah diakses, dengan paket bulu mata yang terjangkau.

Berbagi Sosial